EvaluasiHasil Belajar – Universitas Padjadjaran. 1. Evaluasi Hasil Belajar. 1. Evaluasi Hasil Belajar. Pada hakikatnya evaluasi hasil belajar mahasiswa dilakukan sekurang-kurangnya tiga kali, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS), dan Ujian Akhir Semester (UAS), serta evaluasi lainnya yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku. 1.Nama saya Devia Almeyda, mahasiswa S1 Ekonomi Islam Universitas Negeri Surabaya. Kita pasti pernah mengalami kebingungan untuk menentukan tujuan, apalagi mahasiswa baru, yaitu dimana masa terahir kita duduk dibangku sekolah dan didepan kita sudah menanti ujian yang sesungguhnya, yaitu mau kemana setelah ini, mau jadi apa setelah kuliah ini. Untuk menjadi apa saja, kita harus tentuin dulu arah yang mau kita tuju, kita harus menyunsun targaet-target yang harus kita capai, karena dengan Target membuatmu memiliki tujuan yang jelas kemana harus melangkahkan kaki. Tanpa sadar target ini pula yang akan memastikanmu tidak salah arah dalam perjalanan menuju destinasi. Tidak ingin menjadi mahasiswa biasa-biasa saja, apalagi saya berada di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya dengan kawan-kawan dan dosen-dosen yang luar biasa pula, saya ingin memanfaatkan seluruh waktu dan kesempatan saya selama berada di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya untuk meraih banyak prestasi dan pencapaian setinggi mungkin. Oleh karena itu, sejak awal kuliah, saya ingin memulai untuk menyusun rencana mengenai target pencapaian yang harus saya raih selama kuliah. Tentunya target tersebut adalah target optimis realistis, bukan sekedar impian belaka tanpa ada kerja keras dan usaha mencapainya. Saya memiliki target agar bisa lulus tepat waktu, maka saya harus berusaha bagaimana agar target tersebut dapat dicapai. Membuang jauh-jauh rasa malas saya. Meninggalkan zona nyaman yang selama ini saya huni. Memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada dan menjadikan itu sebagai target yang harus saya penuhi sebelum status mahasiswamu berakhir. Tidak hanya untuk memenuhi ambisi; ini soal pengayaan diri. Dan inilah beberapa target yang harus saya penuhi sebelum menyandang gelar sarjana nanti Bergabung dalam Organisasi atau Kegiatan Bergabung dengan organisasi sudah tidak diragukan lagi akan memberikan keuntungan yang banyak untuk saya, saya tidak inign menjadi mahasiwa yang kuliah-pulang alias kupu-kupu yang setelah kuliah kerjanya hanya santai dirumah atau kos-kosan. Banyak yang bisa kita dapatkan dalam organisasi dari mulai melatih saya dalam bekerja secara tim, menumbuhkan jiwa kepempinan, mengasah saya untuk menjadi lebih peka dan kritis dengan keadaan, hingga memperluas jaringan pertemanan. Begitu bermanfaatnya, pengalaman dan kemampuan berorganisasi menjadi salah satu poin penting yang diperhatikan oleh banyak perusahaan dari para calon pekerjanya. Kejar Prestasi Akademis Tugas utama saya sebagai mahasiswa yakni belajar kemamapuan public speaking , berpresentasi, berwawasan luas, juga aktif dalam pembelajaran adalah hal yang sangat berpengaruh dalam perkuliahan. Dan meningkatkan belajar saya dan mengejar nilai IPK saya, untung-untung bisa mendapatkan beasiswa. Jangan sampai ada satu mapel yang tidak lulus atau mengulang, karena itu akan mengulur waktu sarjana saya. Menjajal Pengalaman dari Bekerja Paruh Waktu Langsung mendapat pekerjaan setelah lulus kuliah memang dambaan semua orang. Saya tidak perlu lagi pergi ke sana-ke mari membawa berlembar-lembar CV demi mendapatkan pekerjaan. Tapi urusan pekerjaan bukan hanya sekadar IPK tinggi atau keahlian dasar yang dimiliki semua orang. Pengalaman, mental, dan kemampuan mengorganisir yang baik juga memegang peranan yang besar untuk saya bisa mendapatkan pekerjaan impian. Perluas Pergaulan Tidak hanya berteman dengan teman-teman satu jurusan. Saya pun perlu memperluas pergaulan, bahkan jika perlu sampai pada level alumni. Saat ini, tersedia media sosial profesional, seperti LinkedIn yang bisa menghubungkan saya kepada para profesional secara mudah. Menabung Meski uang mahasiswa sudah pas-pasan, saya mengusahakan untuk tetap menabung. Kebutuhan pascakuliah cukup banyak, termasuk transportasi ketika mencari pekerjaan. Uang tabungan saya ini juga bisa dimanfaatkan jika ada keperluan mendesak tanpa harus meminta kepada orangtua Rencana setelah lulus Bukan hanya masa dipekuliahan saja yg kita pikirkan, tapi ke mana arah tujuan hidup saya setelahnya pun juga perlu untuk saya susun dan rencanakan dengan baik. Saya akan bekerja di mana, akan menapakki karir yang seperti apa, hingga apa saja pencapaian saya untuk 5 tahun ke depan sudah harus saya ketahui. Dengan begitu, selepas kuliah, hidup saya tidak hanya menjadi sarjana yang terluntang-lantung hidupnya; tidak tahu harus ke mana dan tidak tahu harus berbuat apa. Itulah beberapa target yang sebaiknya dicapai oleh mahasiswa sebelum menyandang gelar sarjana, karena Sebuah target yang tercapai akan memberi sebuah perasaan puas yang tak terkira dalam hati. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa mereka yang menentukan dan mencapai target memiliki kinerja yang lebih mantap, lebih puas dengan diri mereka sendiri, dan lebih berprestasi. Saya akan lebih terpacu untuk mengerjakan sesuatu yang lebih besar dan lebih menantang kedepannya. Harapan-harapan yang ingin saya capai dalam hidup saya setelah lulus kuliah, yaitu Mencari kerja Setelah lulus semua orang pasti mempunyai rencana, yaitu mencari kerja, dan pasti banyak dari mereka menginginkan pekerjaan yang mereka cita-citakan Membahagiakan Orang Tua Semua anak pastinya sangat-sangat ingin membahagiakan orang tuanya, seperti orang tua membahagiakannya. Sela ini cita-cita bisa tercapai atas berkat orang tua, yaitu doa dan kerja keras untuk bisa menyekolahkannya. Menikah Sebagai makhluk hidup ataupun seseorang pastinya menginginkan sebuah pernikahan dalam hidupnya. Keseringan dari seseorang, mereka menikah setelah sukses dan mampu membahagiakan orang tua. Memulai bisnis sendiri Bisnis itu penting, karena kita tidak mungkin hanya mengandalkan penghasilan kita sebagai seorang guru ataupun mengandalkan seorang suami tanpa membantunya. Agar kita bisa mambantu ekonomi keluarga walaupun seorang wanita, kita juga bisa bisnis walaupun bisnis kecil-kecilan. Sekolah Lagi Belajar dan terus belajar, belajar itu tak ada batasnya. Jadi tidak ada salahnya kita sekolah kembali. Ingin Keliling Dunia Cita-cita semua orang pastinya ingin keliling dunia, ingin melihat keindahan dari apa yang telah Tuhan ciptakan di dunia ini. Memiliki Aktivitas Yang Bermanfaat Dari profesi guru dan pembisnis tentunya kita akan membuat kegiatan atau aktivitas yang dapat bermanfaat untuk diri kita sendiri dan orang banyak tentunya. Itulah rencana yang ingin aku wujudkan di dalam rekam jejak kehidupan ku. Untuk mewujudkan semua itu di butuhkan usaha dan juga do’a. Tanpa usaha dan do’a semuanya itu akan sia-sia. Aku harap itu semua bukan cuman mimpi-mimpi belaka, tapi menjadi kenyataan. Setidaknya mungkin hanya beberapa dari keinginan ku tersebut akan benar-benar terwujud. Amin ya Allah.
Pemberibeasiswa berharap penerima beasiswa memiliki prestasi akademik melalui peroleh IP atau IPK yang tinggi, misalnya 3,25 atau 3,50. Jadi, kalau nilai IP atau IPK tidak memenuhi target yang diharapkan, sudah dipastikan kamu tidak akan memiliki kesempatan untuk bisa memperoleh beasiswa saat kuliah nanti. 2. Untuk mempertahankan beasiswa
1 Sukses Dunia Akhirat 2 Membahagiakan orang tua 3 Membuat bangga orang tua 4 Berbakti kepada orang tua 5. Kuliah lancar 6. Lulus tepat waktu 7. IPK lebih dari 8. IP selalu naik tiap semesternya 9. Dapat beasiswa 10. Kuliah ke luar negeri dengan beasiswa 11. Hafal juz 30 selama kuliah 12. Lancar berbahasa inggris 13. Berangkat haji bersama keluarga 14. Berani bicara di depan umum 15. Menjadi Taruna 16. Beli motor sendiri 17. Beli mobil sendiri 18. Punya uang jajan sendiri 19. Bisa liburan ke luar negeri 20. Bisa melanjutkan S2 dengan uang sendiri 21. Menjadi tenaga pengajar yang bermanfaat dan disukai peserdik 22. Menyandang sabuk hitam di karate 23. Punya istri Sholekhah, cantik lahir bathin, dan pinter dalam hal dunia dan akhirat 24. Punya anak yang sholeh dan sholekhah 25. Menjadi suami yang bertangguungjawab, yang dicintai istri dan anak-anak 26. Berwira usaha 27. Menjadi tenaga pengajar yang mengispirasi orang lain 28. Membuat usaha peternakan ikan 29. Membuka LPK 30. Bermanfaat bagi orang lain 31. Punya rumah sederhana, dengan 6 kamar tidur, 3 kamar mandi, 1 dapur, 1 ruang makan, 2 ruang keluarga, 2 ruang kerja, 2 garasidan perpustakaan pribadi 32. Rumah bertingkat menghadap ke jalan 33. Pergi ke prancis bersama keluarga 34. Rumah dilengkapi dengan kolam renang 35. Di halaman belakang ada lapangan basket dan beberapa alat olahraga 36. Ada kebun kecil yang ditanami bunga-bunga 37. Di kebun ada air mancur dengan lampu warna-warni 38. Beli sawah untuk bapak 39. Naik puncak tertinggi di Indonesia 40. Naik puncak tertinggi di Dunia 41. Berlibur ke bunaken 42. Memberi makan min 50 anak yatim setiap bulan 43. Bisa mengguasai 3 atau lebih bahasa 44. Lancar berbahasa jawa kromo 45. Bisa mengisi sebuah kajian 46. Menjadi mahasiswa teladan 47. Lulus dengan coumlode 48. Istiqomah dalam kebaikan 49. Hafal surah Yasin 50. Beli laptop sendiri 51. Menjadi leader 52. Beli tanah di puncak 53. Punya rumah pribadi di puncak 54. Beli hp sendiri 55. Shalat di masjidil haram 56. Bertemu dengan orang-orang besar 57. Membuat pesta perayaan ulang tahun bapak dan ibu 58. Merayakan ulang tahun pernikahan orang tua 59. Punya koleksi buku perpustakaan pribadi 60. Bisa nabung 61. Keangkat menjadi PNS 62. Bisa berkomunikasi dengan orang asing turis dengan lancar 63. Menjadi muslim yang bisa menjadi panutan 64. Bisa menulis arab dengan baik dan benar 65. Nonton piala dunia langsung 66. Nonton NBA secara langsung 67. Beli sepeda gunung 68. Mengkoleksi buku-buku 69. Menjadi superhero 70. Dihormati dan disegani orang 71. Ahli IT 72. Naik pesawat 73. Punya tabungan buat pendidikan anak 74. Renovasi gudang belakang rumah 75. Buat tempat olahraga di belakang rumah 76. Mendapat penghargaan 77. Punya toko 78. Bisa main musik 79. Punya studio musik 80. Punya bioskop mini di rumah 81. Bisa keliling dunia 82. Bertemu dengan ulama-ulama besar 83. Melihat senyuman bapak dan ibu ketika aku bisa membuat bangga mereka 84. Membuat bapak ibu menangis karena bangga dan bahagia padaku 85. Menulis buku 86. Menjadi pemenang dalam kejuaraan karate 87. Membelikan ibu motor matic 88. Berkumpul bersama keluarga besar 10 tahun mendatang 89. Menjadi disiplin, rajin, dan lebih bertanggung jawab 90. Mempunyai sebuah perusahaan 91. Membeli tanah untuk di waqafkan 92. Membuat inovasi dalam pembelajaran 93. Bisa melanjutkan S3 94. Menyiapkan aset untuk masa depan anak 95. Khatam Al Qur’an setiap 3 bulan 96. Melihat teman-teman dan orang yang saya kenal sukses 97. Mencium Ka’bah 98. Umroh bersama keluarga besar 99. Sehat jasmani dan rokhani 100. Menjadi Hamba Allah yang khusnul khotimah....AMIIIIIINNN ^_^ sumber
Dalampelaksanaan Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) penulis tidak terlepas dari kendala-kendala yang menghalangi kegiatan penulis selama berada dilokasi termasuk juga didalam penyusunan laporan ini, namun berkat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak baik secara moril maupun materil kendala-kendala tersebut akhirnya bisa di atasi.Unduh PDF Unduh PDF Tidak semua target dalam hidup memerlukan waktu lama untuk dicapai. Malahan, beberapa jenis target harus dicapai dalam waktu singkat, seperti dalam beberapa jam, hari, atau minggu. Target jangka pendek tersebut bisa jadi sangat penting, atau menjadi bagian dari proses untuk mencapai target yang lebih besar.[1] Umumnya, target jangka pendek lebih sederhana dari target jangka panjang, namun Anda mungkin tetap kesulitan mencapainya. Untuk mencapai target jangka pendek, Anda harus menjaga fokus dan bertindak di saat yang tepat. 1 Pastikan seluruh target Anda spesifik dan jelas. Hal yang harus Anda lakukan untuk mencapai target jangka pendek terjadi dalam waktu singkat, jadi jangan sampai Anda merasa bingung untuk melakukannya. Rasa bingung akan membuang waktu dan menurunkan motivasi.[2] Misalnya, bayangkan Anda tengah menulis buku. Untuk membuat proses penulisan menjadi lebih nyaman, Anda kemudian membaginya menjadi beberapa target jangka pendek, dan Anda berharap dapat menyelesaikan masing-masing target dalam satu bulan. Anda bisa membuat target jangka pendek "mulai menulis buku" untuk bulan pertama, namun target tersebut tidak terlalu spesifik. Target yang lebih jelas, seperti "menyelesaikan bagian pertama buku bulan ini" akan lebih baik, karena target tersebut lebih jelas. 2 Pastikan target yang ingin Anda capai realistis. Aturlah target yang bisa Anda capai dalam waktu yang Anda tentukan. Target yang tidak tercapai akan mengurangi motivasi Anda, dan mungkin membuat Anda mengabaikan target jangka panjang.[3] Otak kita menyukai kesuksesan. Membuat target yang mudah dicapai dan mengejar target tersebut hingga tercapai akan meningkatkan motivasi Anda untuk mencapai target yang baru.[4] Sebaliknya, mengatur target yang tidak bisa Anda capai dalam waktu tertentu akan membuat Anda frustrasi. Dalam contoh di atas, Anda mungkin tak ingin mengatur target untuk menyelesaikan 6 bagian buku dalam sebulan, kecuali bagian tersebut cukup pendek, karena Anda akan kesulitan mencapainya. Kegagalan mencapai target akan membuat Anda malas menulis di bulan selanjutnya, meskipun Anda mengatur target yang lebih manusiawi. 3 Ketahui langkah yang harus Anda lakukan. Kebanyakan target dapat dipecah menjadi langkah-langkah kecil. Mengetahui langkah yang harus Anda lakukan akan membuat Anda merasa bahwa Anda dapat mencapai target, dan membantu Anda membuat rencana yang jelas untuk mencapai target tersebut.[5] Misalnya, saat teman Anda akan datang ke rumah dan rumah Anda kotor, Anda dapat memecah proses pembersihan rumah menjadi beberapa target jangka pendek membersihkan kamar mandi, membersihkan dapur, membersihkan ruang keluarga, dst. Target-target tersebut juga dapat dipecah menjadi kegiatan kecil. Misalnya, untuk membersihkan dapur, Anda mungkin perlu mencuci piring, membersihkan lemari makan, membersihkan kulkas, dan menyapu serta mengepel lantai. 4 Perkirakan waktu yang diperlukan untuk melakukan setiap langkah. Mengatur jadwal dan batas waktu untuk setiap langkah akan membantu menjaga motivasi Anda, dan membuat Anda lebih teratur dalam mengerjakan tugas..[6] Misalnya, saat Anda membersihkan kamar mandi, Anda mungkin memperkirakan bahwa membersihkan bak mandi memerlukan 15 menit, membersihkan toilet memerlukan 15 menit, membersihkan wastafel memerlukan 10 menit, merapikan lemari obat memerlukan 10 menit, dan membersihkan lantai memerlukan 10 menit. Jika Anda mengikuti jadwal ini, kamar mandi Anda pun akan bersih dalam waktu 1 jam. 5 Susunlah rencana. Setelah mengetahui langkah yang diperlukan untuk mencapai target, buatlah rencana singkat dengan urutan logis yang mudah diikuti.[7] Menulis langkah untuk tugas sederhana seperti membersihkan rumah mungkin kedengaran bodoh dan tidak diperlukan. Namun, dengan menulis langkah, Anda akan memperjelas target, sehingga motivasi Anda pun akan naik. Menuliskan langkah juga mencegah Anda melupakan hal-hal penting. Iklan 1 Aturlah prioritas. Sering kali, saat menyelesaikan target jangka pendek, kita dihadapkan dengan beberapa target sekaligus. Pilihlah target yang paling penting sehingga Anda dapat mencapainya dengan cepat.[8] Misalnya, jika teman Anda akan berkunjung, Anda perlu membersihkan rumah, berbelanja, dan membersihkan mobil. Buatlah rencana hal yang akan dilakukan saat teman Anda berkunjung. Anda juga mungkin perlu melakukan hal yang tak dapat dilakukan saat teman Anda berkunjung. Jika Anda mencoba melakukan berbagai hal sekaligus, alih-alih memilih dan menyelesaikan pekerjaan terpenting, Anda takkan dapat bekerja dengan efisien. Bahkan, dengan mencoba melakukan semuanya bersamaan, Anda mungkin tak dapat menyelesaikan satu pun pekerjaan. Memprioritaskan target juga akan membantu Anda membuang waktu setelah menyelesaikan suatu target. Dengan daftar prioritas, Anda akan mengetahui hal yang harus Anda kerjakan selanjutnya. 2 Bekerjalah! Layaknya target apa pun, target jangka pendek hanya dapat tercapai jika Anda mengerjakan hal yang perlu dilakukan untuk mencapainya. Setelah mulai bekerja, Anda akan mendapat momentum yang bisa membantu Anda bekerja hingga selesai.[9] Jika rumah Anda benar-benar berantakan, Anda mungkin sulit memulai kegiatan membersihkannya. Namun, perhatikan rencana Anda, dan cobalah mulai membersihkannya sesegera mungkin. Setelah satu kamar berhasil dibersihkan, rasa puas setelahnya akan membantu menjaga motivasi Anda. 3 Berfokuslah. Untuk mencapai target apa pun, Anda harus bekerja dengan tekun, terutama saat Anda ingin mencapai target jangka pendek. Karena waktu Anda terbatas, jangan sampai Anda kehilangan fokus. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga fokus Lacak kemajuan pekerjaan Anda. Perhatikan jam atau kalender dan rencana Anda untuk mencapai target secara bersamaan. Rencana yang Anda atur dapat menjadi motivasi untuk menjaga fokus.[10] Tentunya, tidak ada orang yang suka dengan kegagalan, bukan? Buatlah lingkungan yang cocok untuk sukses. Jauhkan hal-hal yang mungkin mencegah kesuksesan dari lingkungan Anda.[11] Misalnya, saat Anda mencoba membersihkan rumah dan anjing Anda terus-menerus mengekor, Anda dapat menitipkan anjing selama beberapa jam untuk menjaga fokus. Jika Anda tak yakin akan kemampuan diri untuk menahan godaan bermain gim, jauhkan kontroler dari jangkauan Anda, dan jangan ambil kontroler hingga Anda menyelesaikan target. 4 Jadilah fleksibel. Terkadang, usaha Anda untuk mencapai target jangka pendek tidak membuahkan hasil yang diinginkan. Setelah mengerjakan suatu langkah untuk mencapai target, Anda juga mungkin menemukan cara yang lebih baik untuk mencapai target. Jika Anda mengalami salah satunya, jangan ikuti rencana Anda secara kaku.[12] Jika target jangka pendek Anda tidak menghasilkan efek yang Anda inginkan, atau memakan waktu yang lebih banyak dari perkiraan, jangan takut untuk merombak rencana. Memiliki rencana memang penting, namun terkadang Anda perlu mengubah susunan rencana, menghilangkan langkah, atau bahkan menambah langkah baru. Terkadang, Anda bahkan perlu membuang target jangka pendek tertentu demi sebuah target jangka panjang. Misalnya, saat Anda akan menulis buku, Anda mungkin berencana menulis bagian pertamanya dalam sebulan. Namun, saat Anda menulis, Anda mungkin menemukan ide baru yang tak terpikirkan sebelumnya. Jika ide tersebut bagus, saatnya memeriksa rancangan buku dan merevisinya untuk menambahkan ide tersebut. Dengan melakukannya, Anda mungkin kehilangan waktu untuk mencapai target jangka pendek yang telah direncanakan, namun jika ide tersebut akan menghasilkan buku yang lebih baik, jangan takut untuk merevisi rencana! 5 Hargai kesuksesan. Setelah Anda mencapai target jangka pendek, beri hadiah pada diri sendiri. Langkah ini disebut reinforcement, dan membantu otak Anda mengasosiasikan keberhasilan menyelesaikan target dengan konsekuensi baik, sehingga Anda akan lebih mudah mencapai target di masa depan. Anda dapat melakukan reinforcement dengan dua cara, yakni positif dan negatif. Reinforcement positif artinya menambahkan hal yang disukai dalam hidup misalnya, membeli jajan pasar yang enak setelah menyelesaikan satu bagian buku, dan reinforcement negatif artinya membuang hal yang tidak disukai dari hidup misalnya, meminta orang lain mengajak anjing berjalan-jalan setelah Anda selesai membersihkan rumah, jika Anda tidak suka melakukannya.[13] Memberi hadiah pada diri sendiri lebih efektif dibanding hukuman. Dengan hadiah, Anda akan mendapat lebih banyak motivasi untuk mencapai target.[14] Iklan Anda mungkin dapat melibatkan pihak ketiga untuk memeriksa kemajuan Anda. Terimalah kritik dari pihak ketiga. Sering kali, pihak ketiga lebih menyadari hal-hal yang mencegah Anda mencapai target, dibanding diri sendiri. Kembangkan kemampuan untuk menjaga janji. Jika Anda menargetkan sesuatu untuk diri sendiri, bahkan untuk urusan kecil, apa pun yang terjadi, jangan sampai Anda membatalkannya. Sekali Anda membatalkan target, Anda akan lebih mungkin untuk melakukan hal serupa di masa depan. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Jakarta Dr. Dario Turk, ayah dari musisi muda Andrea Turk menargetkan putrinya dapat memproduksi satu album dalam setahun selama berkuliah di CalArts California.Amanat ini diberikan karena dia tahu Andrea memiliki ratusan bank lagu di ponsel. "Di HP dia ada 100 lagu jadi dia bisa produce anytime, cuma enggak ada waktu," kata Dario di Jakarta Selatan, Jumat,
Pahamifren, kamu pasti sudah tahu istilah gap year kan? Atau, kamu termasuk orang yang mengambil gap year? Pada artikel ini, Mipi akan membahas tips-tips yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan peluang lolos SBMPTN setelah gap year. Sebelum masuk ke pembahasannya, kita pahami dulu yuk apa itu gap year. Gap year adalah keadaan ketika seseorang memutuskan tidak kuliah di tahun pertama setelah lulus dari SMA/SMK. Ada banyak kemungkinan mengapa seseorang memilih SBMPTN gap year, seperti ingin bekerja dulu, belum siap kuliah, belum menemukan jurusan kuliah yang cocok, atau karena belum lolos berbagai tes seleksi masuk PTN. Lantas, apakah gap year bisa ikut SBMPTN tahun ini? Jawabannya bisa, Pahamifren. SBMPTN 2021 bisa diikuti oleh siswa yang lulus tahun 2019, 2020, dan siswa kelas 12 tahun 2021. Jadi, kalau kamu mengambil SBMPTN gap year karena belum lolos seleksi masuk PTN, jangan minder dulu, ya. Kamu masih memiliki peluang lolos SBMPTN 2021 kok. Tips Memaksimalkan Peluang Lolos SBMPTN setelah Gap Year Buat kamu yang berencana mengikuti SBMPTN 2021, kamu harus mempersiapkan diri menghadapi UTBK. Nilai UTBK akan dipakai untuk menentukan peluang lolos SBMPTN nanti. Biar nilai UTBK semakin maksimal, kamu bisa menerapkan beberapa tips belajar SBMPTN gap year berikut ini Membuat Target Selama gap year, ada baiknya kamu membuat target-target kuliah, baik itu target jurusan, kampus, atau target nilai yang ingin kamu capai. Dari target yang kamu buat tersebut, kamu dapat mengetahui strategi belajar mana yang paling tepat kamu lakukan. Tapi ingat, sebelum membuat target, pastikan kamu sudah memiliki motivasi belajar yang kuat, ya. Motivasi belajar akan menentukan usaha kamu dalam mewujudkan target tersebut. Atur Jadwal Belajar Mengatur jadwal belajar menjadi komponen terpenting untuk memaksimalkan peluang lolos SBMPTN setelah gap year. Kamu pasti tahu, kalau gap year tidak memiliki kewajiban belajar di sekolah kan? Artinya, jika kamu memutuskan gap year, kamu harus mencari materi dan latihan soal UTBK sendiri. Maka dari itu, kamu harus mulai terbiasa mengatur jadwal belajar yang efektif. Jika tidak disiplin dalam menerapkan jadwal belajar, bisa-bisa kamu hanya menghabiskan waktu gap year untuk rebahan seharian. Mulailah membuat jadwal belajar sedini mungkin. Pilih jadwal belajar pada waktu-waktu di mana kamu merasa paling produktif, bisa pagi atau malam hari. Jika perlu, gunakan metode Seinfeld X untuk melaksanakan jadwal belajar yang kamu buat. Metode Seinfeld X hanya mengharuskan kamu membuat jadwal belajar, lalu memberikan tanda silang di jadwal tersebut apabila sudah dikerjakan. Misalnya, kamu sudah menyelesaikan belajar hari Senin pukul 8 malam sampai 9 malam, maka kamu tinggal memberikan tanda silang di jadwal tersebut. Lewat metode ini, kamu akan termotivasi memberikan tanda silang pada semua jadwal belajar sehingga dapat membangun kebiasaan belajar yang rutin. Biar lebih mudah, kamu dapat menggunakan fitur Jadwal Belajar dari Pahamify. Ada pengaturan porsi waktu belajar tiap materi dan notifikasi pengingat belajar. Jadi, enggak bakal terlambat belajar lagi deh! Gunakan Support System yang Tepat Apa sih support system itu? Support system merupakan kondisi lingkungan yang mendukung dan dapat memotivasi kamu belajar untuk masuk PTN impian. Support system ini sangat penting untuk memaksimalkan peluang lolos SBMPTN, Pahamifren. Kalau kondisi lingkungan kamu bisa meningkatkan semangat belajarmu, kamu jadi lebih mudah memahami materi UTBK-SBMPTN. Selain support system, kamu juga perlu mencari buddy system. Buddy system merupakan teman yang mendukung kamu dalam proses belajar. Ada baiknya, buddy system tersebut adalah seseorang yang juga memutuskan gap year. Jadi, kamu bisa belajar bareng untuk masuk PTN yang kalian mau. Ikuti Kelas Online Khusus UTBK Kesulitan belajar yang biasanya dialami seorang gap year yaitu kebingungan menguasai semua materi dan bingung harus belajar materi UTBK mulai dari mana. Daripada kebingungan tersebut akhirnya membuat kamu malas belajar, lebih baik kamu mengikuti kelas khusus persiapan UTBK-SBMPTN saja. Lewat kelas khusus UTBK tersebut, kamu bisa mendapatkan pendampingan belajar intensif dari tutor yang berpengalaman. Materi UTBK yang diberikan juga pasti lengkap. Apalagi, melihat jadwal UTBK tinggal beberapa bulan lagi, mengikuti kelas khusus UTBK tentunya menjadi solusi tepat untuk menguasai semua materi UTBK dalam waktu yang singkat. Buat kamu yang berencana mengambil jurusan Saintek, kamu bisa mengikuti program kelas khusus persiapan UTBK-SBMPTN dari Pahamify, yaitu Pahamify Accelerator Program PAP. Ada banyak keuntungan yang kamu peroleh saat mengikuti program ini, seperti pendampingan belajar intensif, konsultasi belajar dan jurusan, serta full access video pembelajaran, try out, serta materi di aplikasi Pahamify. Menarik banget kan? Untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang Pahamify Accelerator Program PAP, kamu bisa cek di sini. Perbanyak Latihan Soal UTBK Tips memaksimalkan peluang lolos SBMPTN setelah gap year terakhir yaitu memperbanyak latihan soal UTBK. Semakin sering kamu mencoba latihan soal UTBK, maka kamu akan terbiasa menghadapi soal-soal UTBK. Kamu dapat lebih mudah mengetahui konsep dan bentuk soal yang biasanya diujikan dalam UTBK-SBMPTN. Selain itu, latihan soal UTBK juga menjadi sarana mengukur sejauh apa pemahaman kamu terhadap materi UTBK yang telah kamu pelajari. Itu dia beberapa tips memaksimalkan peluang lolos SBMPTN setelah gap year. Perlu kamu ingat, kesuksesan SBMPTN sangat dipengaruhi oleh nilai UTBK. Maka dari itu, pastikan kamu menerapkan beberapa tips di atas untuk persiapan UTBK SBMPTN. Buat kamu yang mau memperbanyak latihan soal UTBK, kamu bisa memanfaatkan Try Out Online Gratis dari Pahamify. Ada ratusan soal UTBK ter-update yang bisa kamu coba. Cek informasi lengkapnya di link Pahamify TryOut ini. Segera download aplikasi Pahamify di sini. Manfaatkan fitur-fitur Pahamify sebagai TemanPersiapanUTBK terbaik! Jangan lupa, cek promo belajar online menarik lainnya di Penulis Fitri Dewanty – SEO Content Writer Pahamify Pahami Artikel LainnyaMelanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat perguruan tinggi negeri merupakan jalan menuju masa depan yang lebih baik, maka dari itu bagi mahasiswa baru yang telah diterima di perguruan tinggi negeri / swasta perlu menentukan tujuan yang perlu dicapai. Menurut pengalaman banyak dari mahasiswa baru yang tidak tahu tujuan mereka baik itu dalam masa studi hingga yang terdekat adalah karir yang ingin dicapai. Life mapping berisikan rencana tentang tujuan dalam kurun waktu tertentu yang ingin dicapai, dapat diterapkan juga bagi mahasiswa baru atau mahasiswa aktif yang masih berada di semester awal. Realita bahwa banyak dari mahasiswa yang salah dalam memilih jurusan membuat tidak memiliki arah tujuan yang ingin dicapai, kesalahan ini akan terasa ketika kamu sudah memasuki dunia kehidupan setelah lulus atau saat bekerja nantinya. Life mapping mahasiswa adalah perencanaan tujuan yang ingin dicapai dalam kurun waktu tiap semester oleh mahasiswa selama masa studi di universitas. Kenapa hal ini penting? Perlu diketahui dalam perkuliahan mahasiswa harus memiliki inisiatif belajar mandiri. Setiap individu mahasiswa tentu memiliki tujuan yang berbeda, secara umum kamu perlu mencapai hal berikut ini Memperoleh nilai IPK di atas tepat waktu min. 4 tahunMempunyai keahlian khusus spesialis untuk melamar pekerjaanMemberikan rasa bangga kepada orang tua dimana kamu telah menjalankan masa studi dengan baik Referensi memilih jurusan dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti Saran orang tuaSaran guru / Bimbingan KonselingMemiliki saudara atau teman yang mengambil jurusan tersebutMenentukan sendiriMemilih jurusan dikarenakan saat di tingkat SMA sudah mempelajarinya Dari beberapa alasan memilih jurusan tersebut tentu mempengaruhi tingkat pengetahuan dan kesiapan mahasiswa tersebut dalam menjalani masa studi di perkuliahan. Mari kita ambil alasan dimana kamu kuliah disuruh orang tua, atau lulus nya di jurusan tersebut saat penerimaan mahasiswa baru. Kenapa demikian semoga life mapping ini dapat menjadi motivasi sehingga kamu dapat menentukan arah tujuan kamu kuliah di tingkat perguruan tinggi. Tujuan kuliah pada umumnya Berikut beberapa tujuan secara umum yang harus dicapai oleh setiap mahasiswa ketika melakukan studi tingkat sarjana berlaku untuk semua jurusan. Mendapatkan soft & hard skillsMemiliki keahlian spesifikMendapatkan IPK di atas 3,5 cumlaude/sumacumlaudeLulus 4 tahunMembangakan orang tua Life Mapping Mahasiswa Banyak pikiran mahasiswa yang menyepelekan waktu saat awal hingga di pertengahan masa studi dan mereka akan menyesali kegagalan di semester 5-6 bahwa waktu mereka telah sedikit mempersiapkan kehidupan setelah lulus kuliah. Beberapa pikiran yang perlu kamu tanamkan Berpikir salah jurusan Jika kamu salah dalam memilih jurusan harus segera sadar, minimal di semester 2 kamu harus menentukan apakah kamu harus pindah jurusan atau tidak Memiliki nilai IPK tinggi Index prestasi tiap semester yang berhasil kamu raih tidak memiliki korelasi akan kesuksesan kamu Tidak mengikuti perkuliahan Tantangan cukup berat adalah titip absen atau bolos kuliah, kamu akan rugi secara waktu dan keuangan dimana kamu bisa saja harus mengulang semester dan tentu membayar uang semesteran tersebut. Yang penting lulus Ingat masa sulit ketika kamu sudah dinyatakan lulus atau wisuda Contoh Life Mapping untuk Mahasiswa Mari kita asumsikan bahwa kamu adalah mahasiswa yang mengambil jurusan Teknik Informatika di salah satu perguruan tinggi swasta. Life mapping dapat kamu buat bukan hanya untuk mahasiswa baru, tetapi mahasiswa aktif juga perlu untuk lebih menyadari bahwa pentingnya memilih tujuan untuk menentukan masa depan dalam beberapa hal seperti Karir / PekerjaanGajiPerusahaan tempat kamu ingin bekerjaCalon istridll Goal Semester 1 – 2 Pada saat semester 1 – 2 adalah awal masa studi di tingkat perguruan tinggi yang mana kamu masih perlu melakukan adaptasi baik dalam pembelajaran dan lingkungan sosial. Pentingnya kamu telah menyadari bawah ini merupakan awal maka mulai berfikir kemana tujuan yang ingin kamu capai. Berikut beberapa contoh yang dapat menjadi tujuan untuk tahun pertama kuliah Bersosial dengan teman sekelasTarget IPK di atas hingga lulusIkut dalam kegiatan mahasiswa UKM Pentingnya membangun pertemanan pada saat awal semester 1 dimana kamu dapat memilih teman yang sekiranya punya motivasi dan tujuan yang sama. Pada awal semester saat orientasi siswa telah diperkenalkan unit kegiatan mahasiswa, cari UKM yang dapat meningkatkan kemampuan baik itu soft skills dan hard skills. Goal Semester 3 – 4 Pada tahun kedua saatnya kamu mulai memikirkan keahlian apa yang kamu perlu kuasai, sebagai fondasi awal pada saat masuk ke mata kuliah konsentrasi. Saatnya kamu menentukan ketika kamu lulus bisa apa? Maksudnya keahlian seperti apa yang akan membantu kamu dalam mencari pekerjaan. Walaupun masih dalam tahap menentukan tetapi jika kamu telah menentukan pada tahun kedua ini, ketika sudah lulus kamu sudah mahir dalam bidang tersebut. Lalu apa goal yang dapat perlu dicapai untuk semester 3-4? Tentukan keahlian yang ingin kamu kuasaiMenjadi asisten dosenFokus mempelajari mata kuliah konsentrasi Goal Semester 5 – 6 Pada tahun ke 3 masa studi perkuliahan berlangsung hal yang perlu kamu ingat bahwa hanya tersisa 2 tahun lagi untuk kamu lulus tepat waktu dan memiliki keahlian yang berguna untuk mencari pekerjaan. Oleh karena ini pada saat semester 5 – 6 terus belajar secara mandiri mempelajari hard skill dalam bidang yang kamu pilih sesuai mata kuliah konsentrasi yang diambil. Selain itu mulai mencari topik untuk menyelesaikan tugas skripsi sebagai persiapan saat di semester 7, kamu dapat berkonsultasi ke dosen, wali kelas dan teman. 2 goal yang patut kamu masukan dalam tujuan kamu pada tahun ke 3 perkuliahan menentukan karir setelah lulusmenentukan topik skripsi / judul skripsi Goal Semester 7 – 8 Hanya tersisa 1 tahun lagi sebelum lulus kuliah, yang mana semester terberat yang perlu kamu lalui untuk mencapai kelulusan tingkat sarjana yaitu menyelesaikan tugas akhir atau skripsi. Ingat fokus dalam mengerjakan skripsi dan bimbingan ke dosen pembimbing. Selain mengerjakan skripsi sebaiknya mencari lowongan internship sesuai dengan keahlian, hal ini akan membantu ketika melamar pekerjaan karena perusahaan menilai kamu telah memiliki keahlian dan pengalaman. Berikut saran untuk goal di semester 7 – 8 Mengerjakan skripsi secara konsisteninternship/magang di perusahaanMencari beasiswa jika ingin melanjutkan jenjang S2Wisuda Realita kehidupan setelah lulus kuliah Setelah dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar sarjana tentu langkah selanjutnya mencari pekerjaan, kebanyakan mereka telat menyadari bahwa dalam mencari pekerjaan itu sulit karena banyak persaingan. Dari hal tersebut dengan membuat life mapping kamu menjadi mahasiswa dengan menentukan keahlian, keahlian tersebut yang akan membuat kamu lulus bukan karena nilai index prestasi. Selain itu banyak juga mahasiswa yang menganggap bahwa realita kehidupan setelah lulus akan seperti ini Ekspektasi mendapatkan pekerjaan secara mudahMemperoleh gaji tinggiBekerja tempat belajar keahlian sesungguhnya Life mapping untuk mahasiswa ini penting untuk membantu kamu mempersiapkan segala hal ketika kamu sudah lulus kuliah, maka dari itu tentukan mulai saat ini juga!
KesehatanFIK UM Surabaya, target kehadiran dosen setiap mata kuliah selama satu semester adalah 10-14 kali tatap muka (T M). Berikut ini adalah rekapitulasi kehadiran dosen selama perkuliahan semester I, III dan V. Tabel 1 Rekapitulasi kehadiran dosen selama perkuliahan semester I, III dan V di Prodi DIII Analis Kesehatan FIK UM Surabaya TAMemasuki tahun pertama kuliah tentu saja berbeda dengan SMA. Menjadi lebih mandiri wajib kamu lakukan. Di samping itu, berbagai macam keinginan pun muncul, tapi kamu masih merasakan kebingungan. Jangan khawatir, lakukan saja beberapa target kecil ini sebagai bentuk adaptasimu menghadapi perkuliahan di tahun pertama. 1. Ikut satu komunitas Sama seperti kegiatan ekstrakurikuler yang pernah kamu ikuti semasa SMA. Di perguruan tinggi pun juga sama. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan hobi. Selain agar kamu nggak merasa bosan dengan tugas kampus, ini adalah salah satu langkah awal untuk bertemu dengan orang baru dan punya minat yang sama. Jangan minder kalau misal keahlianmu belum seberapa, berkumpul dengan mereka bisa memperdalam hobimu dengan baik. Siapa tahu bisa menjadi pekerjaan sampingan. 2. Punya teman baru Menjalin hubungan pertemanan dengan teman satu jurusan dan kakak angkatan adalah hal biasa. Hindari untuk merasa eksklusif, kamu bisa berteman dan mengenal dengan berbagai macam karakter orang di kampus. Hindari juga untuk memilih teman berdasarkan SARA. Mulailah perluas pergaulan positif mulai dari sini. Dengan menjalin pertemanan dengan siapa saja, kamu bisa sedikit bersyukur dengan apa yang kamu punya. Selain itu, kamu nggak gampang memandang rendah orang lain. 3. Hindari untuk bolos Kalau kamu sadari perkuliahan efektif selama satu semester tergolong cukup singkat. Untuk itu, seraplah pengetahuan mengenai jurusan yang kamu pilih. Walaupun kamu merasa salah jurusan atau terpaksa, jalani saja tanggung jawab yang sudah kamu pilih. Hindari sengaja absen untuk hal-hal yang kurang penting. Ada baiknya kamu nggak membuang dana pendidikan yang orangtua berikan. Karena, kamu akan memahami bahwa dana kuliah itu nggak murah. 4. Menghadiri suatu acara Untuk melepas lelah dan penat karena mengerjakan tugas kuliah memang paling tepat mencari hiburan. Kalau melakukan hobi juga membuatmu bosan, nggak ada salahnya untuk mengunjungi acara kesenian yang sedang diselenggarakan. Misal, nonton pertandingan olahraga, konser musik, pameran seni, bazaar, dan lain sebagainya. Kalau kamu ingin punya pengalaman organisasi di luar kampus, bisa mengajukan diri menjadi pekerja sukarela di sebuah acara, 5. Selalu rapi dan tertata Sudah saatnya kamu bersikap lebih dewasa dan mandiri. Berusaha untuk tetap tampil rapi di mana pun kamu berada. Dan juga, jangan ragu untuk menata dan membersihkan. Tujuannya, agar kamu nggak merasa kebingungan dalam menaruh barang. Mulailah untuk mencatat seluruh kegiatan dalam agenda. Agar nggak ada satu pun kegiatan atau pertemuan yang terlewatkan. Apalagi kalau kamu memutuskan untuk mengambil pekerjaan paruh waktu. 6. Temukan ritme belajar sendiri Kegiatan belajar mengajar tentu saja berbeda dari yang sebelumnya. Karena setiap dosen punya gaya mengajar masing-masing. Hindari untuk berpatokan dengan satu buku saja. Kamu wajib menggali agar bisa mengikuti mata kuliah dengan baik. Jangan bosan untuk membaca buku yang berkaitan dengan ilmu jurusan yang kamu pilih. Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Karena kalau kamu nggak lulus di satu mata kuliah, nggak ada yang namanya remidial. Kamu wajib mengulang di semester depan atau tahun depan. 7. Nikmati makanan Mau jadi anak kos atau bukan, sudah bukan saatnya kamu pilih-pilih makanan. Nikmati saja makanan yang tersedia atau yang sudah kamu pilih. Hindari berkomentar yang kurang menyenangkan. Memang kamu juga wajib menjaga kesehatan dan kebersihan makanan. Tapi, nggak setiap hari kamu memilih tempat makan yang mewah. Bisa-bisa habis uang makan dalam waktu singkat. Kamu pun wajib bisa fleksibel untuk makan bersama teman maupun sendirian. BACA JUGA Merantau di Usia Muda Kamu Akan Merasakan 7 Hal Ini
SOLO- Kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) sudah diizinkan 100 persen. Namun Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Jamal Wiwoho masih wait and see selama dua pekan mendatang. Jika kasus korona landai, alias tidak terjadi lonjakan kasus, UNS siap melaksanakan PTM 100 persen. Lulustahun berapa dan faktor pendukungnya bagaimana, atau pikirkan kapan waktu yang tepat untuk mengambil kuliah saat semester pendek. 6. Ciptakan sistem baru Fokuslah pada sisa semester yang akan kamu hadapi. Jangan persepsikan, semester akhir itu menyeramkan. Kejar semua target dan buatlah hadiah untuk diri sendiri. .