JAKARTA, KOMPAS.com – Layanan pengaduan PLN bisa dimanfaatkan pelanggan yang mengalami gangguan listrik di rumah. Misalnya, gangguan listrik karena power failure atau listrik padam, voltase listrik mendadak tinggi (power surge), hingga tegangan listrik turun tiba-tiba (power SAG). Ada beberapa jenis layanan pengaduan PLN yang bisa dipilih
Contohnya sahabat Pembaca MEDIABRITA yang ingin mengubah daya listrik pada saat ini diubah dari 2.200 VA turun diubah menjadi 1.300 VA ataupin sebaliknya dari 1.300 VA diturunkan menjadi 900 VA. Nah bagi anda sahabat pembaca MEDIABRITA saat ini sedang mencari contoh surat permohonan penurunan tarif arus daya listrik PLN untuk rumah tangga
Semakin banyak orang yang menghidupkan beban pada malam hari bisa menyebabkan tegangan listrik PLN jadi turun. Tapi fenomena ini tidak terjadi di semua wilayah karena PLN sendiri mempunyai produksi listrik yang sangat banyak. Di tempat saya tegangan listrik PLN mencapai 250 volt jika diukur dengan multimeter, dan pada malam hari tegangan
2. Sumber Listrik yang Kurang Stabil. Masih melansir laman pipindo.com, sumber listrik dari PLN yang tidak stabil bisa jadi penyebab berikutnya. Listrik yang tidak atau kurang stabil itu ditandai dengan voltase yang naik turun. Selain bisa memantik lampu meletus, voltase listrik yang tidak stabil berpotensi merusak berbagai alat elektronik di Bila ada tanda bahaya seperti timbul percikan api, Pins bisa menggunakan alat pemadam kebakaran rumah tangga untuk mengatasinya, namun bila tidak ada tanda bahaya seperti hanya listrik turun, Pins bisa mulai mencari penyebab utamanya. Nah, seperti apa cara mengatasi listrik konslet di rumah, berikut ulasannya! 1. Pastikan MCB Sudah dalamCiri ciri meteran listrik rusak yang pertama adalah kWh Meter tidak menyala. Kondisi ini menyebabkan aliran energi listrik dari PLN ke rumah menjadi tidak ada. Jika hal ini terjadi, sebaiknya kamu segera menghubungi petugas yang berwenang. Apakah kWh meter ini bisa diperbaiki atau harus diganti dengan yang baru. 2. Token Listrik Gagal Terisi
Jun 01, 2010 #2. Ini mah banyak asal-usulnya, jaman dulu tegangannya 110-120 volt kira-kira tahun 70an. Nah kemudian ada pergantian ke 220 Volt, katanya sih alasan ekonomis. Alasan ini memang tepat, kalau di Jepang 100 Volt di Amrik ada yang 120 Volt, 220 Volt banyak dinegara berkembang. Alasan pilih 110 atau 100 Volt katanya sih untuk keamanan. .